Festival Tari Bali Terselenggara dengan Meriah di Kuil Khisiki, Kishiwada City

Penampilan tari-tarian bali dari sanggar-sanggar budaya Bali yang dimiliki dan dikelola oleh WN Jepang mengundang kekaguman dari sekitar 300 penonton termasuk pejabat pemerintah prefektur Osaka, Khisiwada City dan Asosiasi-asosiasi persahabatan. Berbagai tarian Bali ditampilkan dengan mahir oleh WN Jepang. Sanggar tari Bali yang mementaskan tari-tarian Bali pada sore itu adalah Chandra Baskara, Purnama Sari, Pitha Maha, Arjuna-Srikandi, Senyum-senyum dan Margahayu.

Pertunjukan Festival Seni Tari Bali yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2013 ini merupakan kegiatan tahunan dan telah mencapai tahun ke-5 penyelenggaraannya, dan  sekaligus memperingati pembukaan hubungan diplomatik RI-Jepang yang ke-55. Festival terselenggara atas kerja sama KJRI Osaka, International Friendship Association of Kishiwada, dan Asosiasi Persahabatan Indonesia-Jepang “Kan I Ren”.

Festival Seni Tari dibuka dengan parade “Baleganjur” mengelilingi wilayah Kuil Khisiki dan mendapat perhatian yang hangat dari masyarakat sekitar. Turut dalam parade tersebut walikota Khisiwada yang sekaligus juga menyampaikan sambutan pembukaan festival.

Kemeriahan acara serta keseriusan WN Jepang dalam mempelajari tari dan musik Bali tersebut mencerminkan betapa budaya dan kesenian bali mendapatkan tempat di hati masyarakat Jepang. Hal ini pada gilirannya tentu akan semakin mempererat persahabatan kedua negara hingga tingkat grassroots.

Tulisan ini dipublikasikan di Kegiatan, Nusantara. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>