Semarak Indonesia Talent Show 2017 di Kobe

Best Winner-Fandy   Di tengah-tengah aktivitas belajar sehari-hari, para pelajar Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia di Kobe menggagas inisiatif yang segar yakni dengan menyelenggarakan Indonesia Talent Show (ITS) pada 13 Agustus 2017 di Nada Kumin Hall, Kobe. ITS merupakan ajang pencarian dan penyaluran bakat seni dan budaya bagi masyarakat  Indonesia yang tinggal di wilayah Jepang. Lebih dari 250 pengunjung memadati Indonesia Talent Show serta Bazaar yang digelar di sela-sela acara dan menyajikan antara lain aneka ragam kuliner dan souvenir Indonesia dan Jepang. Favorite-Sugeng Terdapat 3 kategori penampilan yang dipertandingkan: Musik & Vokal, Tarian dan Film Pendek. Dari proses audisi selama kurang lebih 2 bulan sebelum penyelenggaraan, terjaring 8 peserta finalis yang berhak maju dan tampil pada Indonesia Talent Show. Delapan peserta finalis terdiri dari Osaka Soraya Entertainment (Film Pendek), Sugeng (Tarian), Art Theraphy (Musik & Vokal), Kurniawan et al (Musik & Vokal), Yosephin and Nunik (Musik & Vokal), Lost in Labo (Musik & Vokal), Fandi Hidayat (Musik & Vokal) dan Tune (Musik & Vokal). All Dalam perhelatan Indonesia Talent Show 2017, Fandi Hidayat keluar sebagai pemenang dengan kategori Penampilan Terbaik/Best Performance dengan nyanyian “Indonesia Jaya” berdasarkan penilaian para juri. Sementara itu, Sugeng menjadi pilihan favorit penonton dan meraih pemenang dengan kategori Penampilan Favorit/Favorite Performance dengan tarian “Dwi Muka” yang unik dan menghibur. Guest Star - Hiroaki Kato Indonesia Talent Show 2017 turut diramaikan oleh Bintang Tamu yang sekaligus bertindak sebagai juri yakni Kunioki Morii (KIS Angklung), Prof. Kuno Takayoshi dan Hiroaki Kato, musisi asal Jepang yang berkarir di Indonesia dan memiliki basis penggemar generasi muda di Indonesia yang terus tumbuh. Sesuai dengan spesialisasinya, Hiroaki Kato membawakan lagu-lagu populer dan modern Indonesia yang dinyanyikan secara bilingual (dua bahasa: Jepang dan Indonesia) antara lain berjudul Laskar Pelangi (Nidji), Ruang Rindu (Letto) dan Sepatu (Tulus) serta lagu ciptaan sendiri yakni “Terima Kasih”. Hiroaki Kato telah memberikan warna baru baik terhadap dunia musik di Indonesia maupun hubungan sosial budaya antara Indonesia dan Jepang yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Bazaar

This entry was posted in ニュース. Bookmark the permalink.