Wujud Perlindungan Pemerintah RI terhadap Masyarakat Indonesia di Jepang

8

Kegiatan bimtek dan sosialisasi mengenai Portal Peduli WNI di wilayah Jepang telah diadakan di KJRI Osaka, 6-8 Juni 2018. Tim Portal dipimpin oleh Dirjen Protokol dan Konsuler, Kemenlu, dengan anggota yaitu perwakilan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian dan Perwakilan, Kemenlu, serta Tenaga Ahli IT aplikasi Portal.

Dirjen Protkons menyampaikan bahwa Portal dibangun sebagai bagian dari inovasi dalam peningkatan kualitas pelindungan WNI di luar negeri. Sasaran pokoknya adalah standarisasi alur bisnis pelayanan serta dokumen keluaran dari seluruh Perwakilan RI, menjadi sarana agar kinerja pelayanan publik dapat lebih terukur, transparan dan akuntabel, membangun data WNI yang terintegrasi untuk mendukung kebijakan “Satu Data Indonesia”, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat karena pelayanan dapat diakses secara online dan data tersimpan secara digital.

Sementara itu, dalam kegiatan sosialisasi dengan masyarakat Indonesia di Osaka, Konjen RI Osaka menekankan pentingnya melakukan lapor diri melalui Portal mengingat aplikasi ini telah terintegrasi dengan basis data nasional yaitu SIAK, SIMKIM dan SISKOTKLN sehingga ketunggalan data WNI dapat lebih terjamin. Data tunggal tersebut akan menjadi rujukan dalam pelayanan kekonsuleran bagi WNI di luar negeri. Melalui Portal, data WNI di Jepang menjadi lebih teratur, akurat dan terintegrasi lebih luas dengan aplikasi pemerintahan lainnya guna menghindari penyalahgunaan data serta optimalisasi pelayanan dan pelindungan WNI di luar negeri.

Dari kegiatan tersebut, telah diterbitkan NIT/NIK perdana bagi WNI di Jepang a.n. Sdri. Wiyantari Sakuma dan tercatat pelaporan diri melalui Portal sebanyak 16 orang, melakukan prosedur rekam biometrik sebanyak 6 orang serta memberikan feed back sebanyak 10 orang.

Sosialisasi lanjutan terkait Portal Peduli WNI akan dilakukan secara bertahap melalui media sosial dan kunjungan langsung ke kantong masyarakat Indonesia di Jepang. (Sumber: KJRI Osaka)

3 (6)

3 (5)

3 (4)

3 (3)

3 (2)

3 (1)

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.