Kelulusan 106 Kandidat Perawat/Perawat Lansia asal Indonesia di Osaka

9

Wajah bahagia nampak menghiasi 106 orang kandidat perawat/perawat lansia asal Indonesia yang telah menyelesaikan program pelatihan bahasa Jepang dan keperawatan di Association of Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS), Kansai Kenshu Center, Osaka, tanggal 11 Desember 2017.

“Selamat kepada para kandidat perawat yang telah berhasil mengikuti program pelatihan sejak Juni 2017 lalu. Semoga kelulusan hari ini diikuti dengan kesuksesan dalam ujian nasional perawat nantinya,” demikian disampaikan oleh Konjen RI Osaka dalam sambutan pembukaan. “Harapan saya, para kandidat perawat/perawat lansia dapat selalu bekerja dengan hati, tekun, berdedikasi tinggi, dan penuh rasa tanggung jawab. Kualitas dan kompetensi tinggi yang ditunjukkan perawat Indonesia akan meningkatkan kepercayaan panti lansia/rumah sakit di Jepang terhadap lulusan perawat dari Indonesia.”

Ke-106 kandidat perawat ini merupakan bagian dari total 323 kandidat Indonesia peserta program EPA angkatan ke-10 yang dilatih di Tokyo, Toyota, dan Osaka. Selama pelatihan, para kandidat perawat/perawat lansia mendapatkan pembelajaran bahasa Jepang, pengetahuan keperawatan, dan pemahaman adat istiadat/budaya setempat.

Hadir pada acara penutupan program tersebut, antara lain pejabat dari BNP2TKI, Kemenkes RI, Kemenlu Jepang, AOTS, Japan International Corporation of Welfare Services (JICWELS), dan Japan Foundation, serta para pengurus panti lansia dan rumah sakit. Seusai penutupan program, para kandidat perawat/perawat lansia langsung dibawa ke panti lansia/rumah sakit yang menjadi tempatnya bekerja, antara lain di Prefektur Okayama, Yamaguchi, Ehime, Tokushima, Hyogo, dan Wakayama.

Dengan kelulusan para kandidat perawat EPA angkatan ke-10 tahun 2017 ini, sejak tahun 2008 telah terdapat total 2.116 kandidat perawat/perawat lansia Indonesia dimana 622 orang adalah perawat dan 1.494 orang merupakan perawat lansia. Dari jumlah tersebut, total peserta yang lulus ujian nasional adalah 460 orang terdiri dari 130 perawat dan 330 perawat lansia. (Sumber: KJRI Osaka)

4

3

2

1

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.