Beragam Kebudayaan Indonesia diperkenalkan di Wakayama: Bali, Jawa, Betawi, NTT hingga Papua

98

All performers penampil

“Melalui Festival Budaya Indonesia, kami ingin memperkenalkan beragam seni budaya Indonesia dari berbagai wilayah yaitu Jakarta, Yogyakarta, NTT, Papua hingga Bali yang sudah populer di kalangan mayarakat Jepang. Diharapkan Indonesia dapat lebih dikenal dan lebih dekat ke hati masyarakat Jepang khususnya di Prefektur Wakayama” demikian disampaikan oleh Konsul Jenderal RI Osaka dalam sambutannya membuka Indonesian Culture Festival tanggal 28 Oktobe2017 di Wakayama.

Bu Anti

Sekitar 200 orang masyarakat Jepang di Wakayama disuguhkan beraneka ragam budaya Indonesia pada Festival Budaya Indonesia yang diselenggarakan oleh KJRI Osaka bekerja sama dengan Prefektur Wakayama.  Selain keberagaman budaya Indonesia, daya tarik lain yang menjadi perhatian masyarakat Wakayama adalah sejumlah warga Jepang yang turut menjadi penampil dalam festival tersebut. Sanggar Tari Bali “Purnama Sari” dari Osaka dan “Bali Dance in Wakayama” masing-masing membawakan Tari Panyembrama dan Tari Cendrawasih diiringi Gamelan Bali yang dimainkan oleh sanggar “Gita Kencana” dari Osaka. Sementara itu, paduan suara kolaborasi antara sanggar “Vocal Manis” dan DWP KJRI Osaka membawakan lagu-lagu daerah Indonesia seperti Rasa Sayange, Sarinande dan Yamko Rambe. Keempat sanggar tersebut berasal dari wilayah Kansai dan diawaki oleh warga Jepang yang mencintai dan mendalami seni budaya Indonesia.

Purnama Sari

Gita Kencana

Beberapa warga Indonesia yang menetap di Jepang juga ambil bagian dalam festival itu yaitu Wiyantari Sakuma dari sanggar Lintang Sisik di Osaka dan Sumiati Fukuda penari Betawi dari Prefektur Yamaguchi.

Tari Betawi

Jawa Sekar Pudyastuti

Prefektur Wakayama adalah salah satu pemerintah daerah di Jepang yang sangat aktif dan kooperatif mengembangkan kerja sama dengan Indonesia. Berbagai bentuk kerjasama telah dijalin antara Wakayama dan Indonesia diantaranya: Kerjasama antar museum Tsunami di Aceh dan Inamura no Hi Noyakata; saling kunjung Gubernur Aceh dan Gubernur Wakayama; kerjasama Wakayama dengan Ditjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional, Kemenperin RI: saling kunjung misi bisnis Wakayama dan Indonesia; serta partisipasi Tim Indonesia dalam Wakayama Cycling Event yang dipimpin oleh Rahmat Gobel, Utusan Khusus Presiden Indonesia untuk Jepang.

Sambutan KJ

Choir

DG Takase

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.