Keberadaan Perawat Lansia dari Indonesia di Panti Wreda di Kobe Mendapat Sambutan Positif Masyarakat Jepang

8

Pada Rabu, 5 April 2017, Konjen RI Osaka melakukan kunjungan kerja ke Panti Wreda yang menerima perawat lansia asal Indonesia di kota Kobe, yaitu Blue Valley dan Umi no Hoshi. Kunjungan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pembinaan WNI di wilayah kerja, terutama guna mengetahui pekerjaan dan kendala yang dihadapi para caregiver Indonesia.   Saat ini, Panti Wreda Blue Valley dengan 50 orang lansia Jepang menerima kehadiran dua orang perawat lansia asal Medan sejak Desember 2016 lalu. Sedangkan Umi no Hoshi menerima total tiga belas caregiver asal Majalengka, Bandung, Kuningan, Jogjakarta, dan Sulawesi. Dari 13 orang tersebut, tujuh orang di antaranya telah lulus ujian nasional Jepang dan memiliki izin untuk bekerja di panti wreda lainnya.   Perawat lansia asal Indonesia banyak disukai oleh rumah sakit, panti wreda, maupun pasien karena dikenal rajin, ramah, dan telaten dengan hasil kerja memuaskan. Penggunaan bahasa Jepang masih menjadi kendala yang dihadapi para caregiver asal Indonesia. Harapan KJRI Osaka agar para perawat lansia tersebut dapat diberikan kesempatan belajar bahasa yang lebih banyak di sela-sela waktu kerja mendapat sambutan baik dari pengurus panti. Hal ini tentunya akan berkontribusi pada peningkatan  kemampuan teknis dan kemampuan bahasa sehingga kemungkinan lulus ujian nasional juga semakin tinggi.   Yayasan Blue Valley telah berdiri sejak tahun 1916 sebagai fasilitas pendukung kesehatan ibu dan anak serta berkembang dengan menyediakan perawatan lansia pada tahun 2009. Sedangkan Umi no Hoshi, yang pada awalnya menjadi bagian RS Kobe Kaisekai yang berdiri pada akhir abad ke-19, dibentuk pada tahun 1999 dan kini berkembang dengan tiga fasilitas panti wreda di seluruh kota Kobe.

IMG_8561

IMG_8565

IMG_8566

IMG_8567

IMG_8568

IMG_8569

IMG_8572

IMG_8573

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.