Promosi Kabupaten Maluku Tenggara Barat di Osaka

9

Sebanyak 14 anggota delegasi bisnis dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), yang dipimpin Asisten Sekda Bidang Pembangunan Ekonomi dan Kemasyarakatan Kabupaten MTB, Alowesius Bartkombawa, melakukan seminar/temu bisnis dengan 35 pengusaha Jepang di kantor Konsulat Jenderal RI di Osaka, 3 April 2017.

Dalam sambutannya, Konjen RI Osaka Wisnu E. Pratignyo mengenalkan kepada peserta seminar bahwa Provinsi Maluku mengandalkan sektor perikanan karena memiliki lautan lebih luas daripada daratannya. Meski demikian, Maluku juga dikenal sejak lama sebagai penghasil rempah-rempah yang merupakan hasil pertanian andalan. Disampaikan pula bahwa kunjungan kali ini adalah kedua kalinya delegasi bisnis dari Provinsi Maluku setelah Juni 2016.

Alowesius sebagai pembicara sepakat dengan Konjen bahwa misi delegasinya ke Jepang untuk mencari investor Jepang guna bekerjasama dengan MTB di bidang pertanian, perikanan dan pariwisata. Dijelaskan bahwa industri pertanian dan perikanan di MTB masih tergolong tradisional, meskipun lahan dan potensinya sangat besar, antara lain untuk kelapa, beras dan kacang hijau. Untuk perikanan, Alowesius mempromosikan berbagai jenis ikan di perairan laut sekitar Kepulauan Tanimbar. Sedangkan di sektor pariwisata menawarkan proyek pembangunan resort di Pulau Matakus dan Pulau Sangliat Dol.

Selain itu, perusahaan energi Jepang Inpex akan melakukan exploitasi migas di Blok Masela, Tanimbar. Hal ini tentunya akan dibarengi oleh makin banyaknya warga Jepang yang datang ke MTB bersama dengan perlengkapan dan keperluan logistik lainnya, sehingga diharapkan dapat terjalin kerjasama bisnis yang saling menguntungkan.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta menyampaikan bahwa Maluku kurang dikenal di Jepang, berapa lama penerbangan dari Jepang ke Maluku via Jakarta/Denpasar, dan bagaimana ketersediaan infrastruktur di MTB. Menjawab pertanyaan tersebut, Alowesius menyampaikan bahwa MTB memiliki airport di Saumlaki yang didarati Garuda Indonesia setiap hari dari Kota Ambon, bahkan sedang direncanakan akan menjadi airport transit untuk penerbangan Ambon – Darwin (Australia) via Saumlaki.
1 (1)

1 (2)

1 (3)

1 (4)

1 (5)

1 (6)

1 (7)

1 (8)

1 (9)

1 (10)

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.