Survei Kekonsuleran I KJRI Osaka Jangkau WNI di Prefektur Fukui

9

Prefektur Fukui menjadi tujuan pertama kegiatan survei kekonsuleran yang dilaksanakan KJRI Osaka pada tahun 2017. Bertempat di Fukui University International House, sekitar 30 orang masyarakat Indonesia yang terdiri dari pemagang, karyawan, mahasiswa, ibu rumah tangga dan anggota keluarga lainnya hadir pada kegiatan survei kekonsuleran yang dibarengi warung konsuler pada hari Minggu, 26 Maret 2017.

Dari hasil survei terlihat bahwa mayoritas WNI yang bermukim di Prefektur Fukui memiliki status sebagai mahasiswa, karyawan, pemagang di sektor pertanian, garmen, dan manufaktur, serta WNI yang menikah dengan WNA setempat. Sebagian besar pemagang mengikuti program selama 3 (tiga) tahun sedangkan para mahasiswa adalah mahasiswa pertukaran program 1 (satu) tahun.

Selain sebagai forum silaturahmi dan menjaring informasi terkait ruang lingkup pekerjaan dan kendala yang dihadapi masyarakat Indonesia, acara dimaksud dimanfaatkan juga untuk pelayanan kekonsuleran seperti lapor diri dan pembuatan paspor baru.

KJRI Osaka mengingatkan kembali pentingnya lapor diri bagi setiap WNI, untuk saling menjaga diri dan citra positif Indonesia. Kendala yang dihadapi dalam pekerjaan kiranya dapat dilaporkan pula ke KJRI Osaka. Kesempatan sekolah dan bekerja di Jepang diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna meningkatkan kemampuan dan pengalaman masing-masing WNI.

Kegiatan serupa akan dilaksanakan pula di Prefektur Tokushima, Tottori, dan Shiga di sepanjang tahun 2017. (Sumber: KJRI Osaka)

pengisian survey

DSCN3012

DSCN3003

DSCN2996

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.