Seminar Produk Halal di Osaka

b

Dalam rangka mensosialisasikan produk halal kepada pebisnis Jepang, KJRI Osaka bekerjasama dengan Pemerintah Kota Osaka dan Osaka International Business Promotion Centre (OIBPC) menyelenggarakan seminar bisnis halal di Gedung Osaka Business Plaza, 2 Februari 2017. Seminar menghadirkan narasumber utama adaah Dr. Lukmanul Hakim, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia dan Yusri Jamal, Direktur Malaysian Investment Development Authority (MIDA) di Osaka, dan dihadiri lebih dari 100 peserta pengusaha. Selain itu, juga hadir 2 narasumber dari perusahaan Jepang yang telah memperoleh sertifikasi halal untuk bertukar pengalaman dengan pebisnis Jepang lainnya, yakni Saraya Co. Ltd (memproduksi peralatan kebersihan rumah tangga dan industri) dan Fukushima Katsuo Co. Ltd (memproduksi ekstrak bumbu kaldu dari ikan dan ayam). Konjen RI Osaka Wisnu E. Pratignyo menyampaikan bahwa Pemerintah Jepang nampak sangat gencar mempromosikan produk makanan-minuman dan fasilitas halal untuk kepentingan meningkatkan kunjungan turis dari negara-negara Muslim, termasuk menetapkan target kunjungan turis asing hingga 40 juta saat Olimpiade Tokyo 2020. Bagi kota Osaka sendiri, fasilitas dan produk halal sangat penting bagi pencalonannya sebagai tuan rumah World Expo 2025. Mengingat produk halal masih sangat asing bagi pebisnis Jepang, maka seminar ini peluang sangat baik bagi mereka, termasuk bagaimana proses memperoleh sertifikasi halal, sehingga produknya dapat pula dipasarkan ke negara-negara Muslim. Sedangkan Dr. Lukmanul Hakim dalam paparannya menjelaskan kebijakan dan ketentuan sertifikasi halal bagi suatu produk untuk dijual di pasar Indonesia. Ditambahkan bahwa sertifikasi halal di Jepang dapat dilakukan oleh Japan Muslim Association (JMA) yang telah diakui MUI dapat memberikan sertifikat halal di Jepang, sehingga produk-produk yang telah diberi sertifikasi oleh JMA dapat masuk pasar Indonesia. Dijelaskan pula bahwa pemerintah RI telah menetapkan kebijakan bahwa seluruh produk konsumsi impor yang masuk pasar Indonesia harus telah bersertifikasi halal mulai tahun 2019.

seminar halal 1seminjar halalseminar halal 2

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.