Program Pelatihan untuk Calon Perawat (kangoshi) dan calon Perawat untuk lansia (kaigofukushishi)

9

Sebanyak 33 orang calon Perawat (kangoshi) dan 44 orang calon Perawat untuk lansia (caregiver/kaigofukushishi) mulai mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh balai pelatihan Overseas Human Resources and Industry Development Association (HIDA) Jepang. Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Jepang, pendalaman pengetahuan mengenai ilmu keperawatan medis dan keperawatan untuk lansia, serta mempersiapkan mental untuk memulai bekerja di berbagai rumah sakit dan panti lanjut usia di Jepang. Kehadiran para Perawat Indonesia peserta latihan merupakan bagian dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi (EPA) antara Indonesia-Jepang yang disepakati kedua negara pada tahun 2007.
Konjen RI Osaka yang hadir pada upacara pembukaan pelatihan tanggal 17 Juni 2016 di Kansai Kenshu Center (KKC) dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pelatihan sangatlah penting sebagai upaya mengoptimalkan kemampuan dan kesiapan kerja para calon perawat. Hal tersebut juga sejalan dengan program pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas TKI terampil yang dikirimkan ke luar negeri. Sesuai data Pemerintah Jepang, hingga tahun 2025 diperkirakan akan diperlukan lebih dari 1 juta tenaga kerja khususnya di sektor industri kesehatan. Oleh karenanya, keberadaan tenaga kerja asing dinilai penting dalam memenuhi kebutuhan pekerja di dalam negeri Jepang.
Turut hadir dalam acara pembukaan adalah Presiden HIDA, wakil dari Kementerian Luar Negeri Jepang, dan wakil Japan International Corporation of Welfare Services (JICWELS).

9

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.