DIALOG INTERAKTIF KONTRIBUSI IPTEK BAGI PEMBANGUNAN BANGSA

8

Mengawali masa kerja pengurus baru periode 2016-2017 yang baru dilantik beberapa waktu lalu, asosiasi Taiyou Indonesia Foundation (TIF) yang diprakarsai oleh PPI Osaka-Nara menyelenggarakan acara diskusi dan dialog interaktif dengan tema “Berbagi Cinta dengan Masa Depan Indonesia”, pada tanggal 14 Februari 2016 bertempat di Toyokawa Community Center, Ibaraki – Osaka.

Acara diskusi yang menghadirkan Prof. Lukman Hakim, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) periode 2010-2014 selaku pembicara utama dan Konsul Jenderal RI Osaka selaku pembahas tersebut dihadiri oleh 60 orang peserta, terdiri atas pelajar/mahasiswa dan anggota masyarakat Indonesia yang berdomisili di Osaka-Nara dan sekitarnya.

Dalam paparannya yang berjudul “Peran dan Kontribusi IPTEK untuk Nawacita Indonesia”, Prof. Lukman Hakim menekankan pentingnya komitmen para pemangku kepentingan dan perlunya alokasi sumberdaya yang memadai serta berkelanjutan terhadap pengembangan riset dan IPTEK. Kedua hal tersebut menurutnya akan turut menentukan sukses tidaknya pelaksanaan program pembangunan nasional. Secara khusus dikatakannya, bahwa para pelajar Indonesia yang tengah menjalankan studi di Jepang memiliki andil besar dalam mengkondisikan agar ristek menjadi basis penopang pelaksanaan pembangunan nasional di berbagai bidang.

Senada dengan Prof. Lukman Hakim, Konsul Jenderal RI juga berharap para pelajar Indonesia yang tengah belajar di Jepang untuk mengaplikasikan pengalaman positif dan ilmu yang diperolehnya bagi pembangunan di Indonesia. Keterbatasan peluang yang selama ini ditakutkan para mahasiswa hendaknya jangan menjadi hambatan, justru sebaliknya dianggap sebagai tantangan yang harus diatasi dan dicarikan solusinya bersama.

Taiyou Indonesia Foundation yang didirikan tahun 2013 adalah asosiasi bentukan para pelajar/mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Osaka-Nara yang bergerak di bidang penggalangan dukungan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia. Pada tahun 2014 TIF telah menyalurkan bantuan berupa biaya pendidikan bagi 83 murid sekolah tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.