“Sosialisasi Kewarganegaraan dan Pencatatan Administrasi Kependudukan Dalam Lingkup Undang-Undang Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dan Pelayanan Kekonsuleran, Universitas Hiroshima, 15 November 2015”

 ???????????????????????????????

KJRI Osaka telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kewarganegaraan sejalan dengan  Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia pada tanggal 15 November 2015 di Hiroshima. Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, KJRI Osaka bekerjasama dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Hiroshima dan mengambil tempat di Universitas Hiroshima.

 

Kegiatan sosialisasi menghadirkan Direktur Hukum Kementerian Luar Negeri, Bapak Krishna Adi Poetranto, sebagai Narasumber dan dihadiri peserta sekitar 130 orang WNI, yang mayoritas  merupakan para mahasiswa Indonesia. Kegiatan sosialisasi kali ini difokuskan kepada mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Hiroshima beserta keluarganya.

???????????????????????????????

Wakil dari KJRI Osaka menyampaikan bahwa kehadiran Negara sangat diperlukan bagi Perlindungan Warga Negara Indonesia di wilayah kerja KJRI Osaka dan kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah RI yang diwakili oleh KJRI Osaka kepada WNI yang berada di luar negeri, khususnya yang menetap di wilayah kerja KJRI Osaka. Penyelenggaraan kegiatan sosialisasi sejalan dengan fungsi dan keberadaan KJRI di Osaka yang salah satu fungsinya memberikan perlindungan kepada WNI di luar negeri.

???????????????????????????????

Selanjutnya Narasumber menekankan pentingnya anak-anak yang dilahirkan di luar wilayah Negara RI tersebut agar segera dilaporkan ke instansi berwenang di Negara setempat dan/atau Perwakilan RI dimana WNI menetap guna mendapatkan dokumen yang mencatat mengenai kelahiran anak dimaksud. Dokumen yang diterbitkan oleh instansi berwenang setempat dan/atau Perwakilan RI tersebut pada gilirannya akan menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftarkan atau mencatatkan anak dimaksud di dalam sistem administrasi kependudukan di Indonesia pada saat kembali ke Indonesia.

Dalam paparan singkat mengenai isu-isu yang berkaitan dengan proses, prosedur dan persyaratan mengenai permohonan memperoleh kewarganegaraan, kehilangan kewarganegaraan dan memperoleh kembali kewarganegaraan. Isu-isu dimaksud dipandang perlu untuk diangkat di dalam kegiatan sosialisasi ini, dengan pertimbangan bahwa mayoritas WNI yang bermukim di Hiroshima adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi mulai dari jenjang strata 1 hingga strata 3. Dan tidak sedikit dari para mahasiwa tersebut yang menyelesaikan jenjang pendidikannya lebih dari  5 tahun karena setelah menyelesaikan strata 1 langsung dilanjutkan ke strata 2, atau dari strata 2 langsung dilanjutkan ke strata 3.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Links. Tandai permalink.