Upacara Peringatan 70 tahun Bom Atom di Nagasaki

9

Pada tanggal 9 Agustus 2015, Konjen RI Osaka telah hadir pada Upacara Peringatan 70 tahun Bom Atom di Nagasaki sebagai wakil Pemerintah Indonesia.

Rangkaian kegiatan peringatan dijatuhkannya Bom Atom di Nagasaki diawali dengan peletakan bunga di titik pusat jatuhnya bom di taman “Memorial Lolumn” dan dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Bom Atom Nagasaki.

Pejabat tinggi Jepang yang menghadiri upacara tersebut antara lain Perdana Menteri Jepang, Speaker of the House of Representative,  Gubenur Nagasaki Prefektur, Walikota Nagasaki (sebagai ketua penyelenggara), Speaker of the House of Councils, dan beberapa instansi lainnya. Dari pihak asing yang hadir antara lain perwakilan Sekjen PBB, 5 badan internasional termasuk ICRC, 78 Duta Besar atau perwakilan asing di Jepang, dan beberapa tamu kehormatan lainnya seperti Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Muhammad.

Pada upacara tersebut dilakukan pengheningan cipta tepat jam 11.02 saat Bom Atom dijatuhkan dan menewaskan lebih dari 70.000 jiwa warga Nagasaki. Pada kesempatan tersebut, Walikota Nagasaki menyampaikan “Nagasaki Peace Declaration” dan salah satu korban membacakan “Pledge for Peace” yang pada intinya menolak segala bentuk senjata nuklir, mengharapkan senjata nuklir dapat dihapuskan, meminta Pemerintah Jepang tidak membawa bangsa Jepang dalam perang dan menuntut agar Jepang turut menciptakan perdamaian di dunia.

Walikota Nagasaki menegaskan bahwa Deklarasi Nagasaki akan disampaikan kepada Sekjen PBB dan meminta PBB terus mengupayakan kelanjutan perundingan NPT yang mengalami kebuntuan. PM Jepang, Shinzo Abe dalam pidatonya menyampaikan antara lain penghormatan kepada para korban yang telah meninggal maupun kepada yang masih hidup hingga sekarang, menegaskan pentingnya perdamaian bagi dunia dan akan secara terus menerus mengupayakan penghapusan senjata nuklir di dunia.

8
???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.