Mendorong Investasi di Luar Pulau Jawa, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri RI Berdiskusi dengan Pebisnis Kansai

2

Pada tanggal 02 April 2015 KJRI Osaka telah memfasilitasi petemuan dan diskusi terbatas antara Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian dengan 25 orang pelaku usaha bisnis di wilayah kerja KJRI Osaka (Daihatsu, Araya Industrial Co Ltd, Daiwa House Industry, Taniguchi Syoukai, Co Ltd, Amagasaki Shinkin Bank, CBC Co. Ltd, Shinmaywa) serta Japan-Indonesia Business Association (JIBA), Sakai International Interchange Association, dan Pemerintah Prefektur Osaka. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari KBRI Tokyo dan ITPC Osaka.
Kegiatan pertemuan dan diskusi terbatas dibuka oleh Konsul Jenderal RI Osaka yang antara lain menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu follow up dari kunjungan Presiden RI ke Jepang pada 23 – 26 Maret 2015 guna memberikan informasi kepada para pengusaha Jepang di wilayah Jepang Barat terkait program prioritas Pemri bagi peningkatan ekspor, investasi serta percepatan pembangunan di daerah.
Dalam paparan dihadapan para pelaku usaha, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kondisi perekonomian yang unik yaitu 56.7% pertumbuhannya didorong oleh konsumsi domestik, dengan populasi yang besar serta GDP yang meningkat. Hal ini merupakan peluang yang menjanjikan bagi basis industri Jepang, sehingga mendorong pebisnis untuk berinvestasi di sektor industri yang akan menjadi basis industri bagi pasar domestik Indonesia dan luar negeri.
Ditambahkan bahwa, selama ini 96% investasi Jepang terpusat di Pulau Jawa, dan oleh karenanya mengharapkan pengusaha Jepang dapat berinvestasi di Indonesia tidak saja di pulau Jawa akan tetapi juga di luar pulau Jawa. Pemerintah Indonesia akan membangun 14 kawasan industri baru, dan 7 diantaranya berada di wilayah Timur Indonesia. Diharapkan Jepang dapat memanfaatkan keberadaan 14 kawasan industri baru tersebut mengisi sebagai tenant atau membuat kawasan industri baru di luar 14 kawasan indsutri tersebut, di luar pulau Jawa
Disamping kegiatan diskusi terbatas, delegasi Kementerian Perindustrian, KBRI Tokyo dan ITPC Osaka juga melakukan kunjungan Courtesy call ke Kankeiren (Kansai Economic Federation), yang diterima oleh Sekjen Kankeiren, Mr. Sadao Tanabe.

seminar (1)

seminar (2)

seminar (3)

seminar (4)

seminar (5)

seminar (6)

seminar (7)

seminar (8)

seminar (9)

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.