Indonesia Sebagai Tujuan Investasi dan Pasar Menarik bagi Pengusaha Kagawa

2

Indonesia merupakan tempat tujuan investasi dan pasar yang sangat menarik bagi pengusaha asal Prefektur Kagwa. Hal ini menjadi pokok pembahasan utama dari seminar investasi Indonesia pada tanggal 27 Februari 2015 di Kota Takamatsu,
Kagawa dengan menghadirkan pembicara dari kantor JETRO Jakarta, yang merupakan salah satu perusahaan sudah berinvestasi di Indonesia.

Dalam pembukaan seminar, Konjen RI Osaka menyampaikan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mengutamakan diplomasi ekonomi. Sehubungan dengan itu, diharapkan melalui seminar investasi Indonesia ini dapat dijajaki peluang lebih lanjut dengan Prefektur Kagawa dalam bidang ekonomi, seiring dengan pembentukan masyarakat ekonomi ASEAN 2015. Pemerintah RI telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6-7% per tahun. Di bidang infastruktur, Pemerintah Indonesia akan membangun dan mengembangkan 24 pelabuhan laut guna menunjang program “sea toll”, 13 bendungan dalam setahun untuk mendukung sektor pertanian serta 49 bendungan lainnya dalam waktu kurun waktu 5 tahun. Pada tahun 2019, Indonesia akan menargetkan pembangunan jalan tol 2.650 km serta menambah jalan kereta api sepanjang 8.600 dan menambah kapasitas energi listrik sebesar 35.000 megawatt.

Di bidang investasi, Konjen RI Osaka menyampaikan Jepang adalah salah datu investor terbesar di Indonesia menempati urutan ke-2 Investor terbesar yaitu Singapura. Pada awal tahun 2015, Presiden Jokowi telah meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di BKPM. diharapkan dengan PTSP ini, para investor tidak perlu mengurus berbagai ijin diberbagai Kementerian, cukup melalui BKPM, dengan demikian akan semakin memudahkan proses investasi, diakhir pembukaannya.

Pada akhir seminar, Jetro Jakarta menyampaikan bahwa hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Indonesia ekonomi, investasi dan perdagangan; Kendala dari segi geografis; Masalah ketenagakerjaan, penurunan pertumbuhan ekonomi; neraca perdagangan yang minus, kendala struktural, infrastruktur, tranportasi yang tidak memadai: kemacetan, kapasitas pelabuhan, kapasitas dan pasokan energi (listrik/gas) yang kurang stabil. regulasi yang kurang transparan seperti perpajakan, beacukai, peraturan yg berubah-ubah. Beberapa hal tersebut merupakan prioritas pemerintah untuk dapat diperbaiki dan ditingkatkan.

Pada seminar yang dihadiri oleh sekitar 40 orang wakil Pemerintah Daerah Prefektur Kagawa dan pengusaha tersebut, disampaikan oleh peserta bahwa Indonesia merupakan tujuan invesasi yang menarik karena kalangan ekonomi menengah yang semakin meningkat, sehingga semakin banya perusahaan Jepang yang berminat untuk berinvestasi.

IMG_6585

IMG_6582

IMG_6580

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.