Kapal Nelayan Jepang Tenggelam di Shimane, Jepang, 3 WNI Selamat

KJRI Osaka pada tanggal 24 Desember 2014 menerima laporan dari pihak Penjaga Pantai Jepang bahwa telah terjadi kasus kecelakaan dan tenggelamnya kapal penangkap ikan Jepang bernama “Gempuku Maru No.1” pada posisi 48 kilometer di lepas pantai Hamada, Prefektur Shimane, pada pukul 04.40 pagi waktu setempat (06.40 pagi WIB). Sesuai informasi awal, peristiwa terjadi akibat kelebihan muatan hasil tangkapan yang terjaring sehingga menyebabkan kapal miring dan kemudian tenggelam.

Kapal berbobot mati 135 ton tersebut diawaki 20 (dua puluh) orang awak kapal, 3 (tiga) orang diantaranya adalah pemagang dari Indonesia. Ketiga orang WNI tersebut ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 2 (dua) orang WN Jepang dalam kondisi koma dan 3 (tiga) WN Jepang lainnya hilang di laut dan masih dalam pencarian. Sesuai hasil komunikasi KJRI dengan salah satu korban, ketiganya tidak mengalami luka sehingga tidak dirawat di rumah sakit. Saat ini mereka ditampung di sebuah hotel di kota Hamada, Shimane, dan menurut rencana segera akan kembali ke asrama mereka di Nagasaki.

Nama-nama ketiga WNI tersebut dapat disampaikan, sebagai berikut:

  1. Sdr. Rusdiyono asal Cirebon
  2. Sdr. Gustono asal Kebumen
  3. Sdr. Eko Apriwibowo asal Kebumen

KJRI Osaka akan mengkoordinasikan lebih lanjut dan mengawal secara langsung perkembangan kasus ini, khususnya terkait pemberian santunan asuransi serta hak-hak lainnya bagi ketiga pemagang, mengingat peristiwa ini dapat dikatagorikan sebagai kecelakaan kerja.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.