Tabrakan Kapal Penangkap Ikan dan Kapal Barang di Kure, Hiroshima, Seorang WNI Meninggal Dunia

2

Pada tanggal 18 Desember 2014, pukul 5.59 dini hari di Kure, Hiroshima terlah terjadi tabrakan kapal penangkap ikan dengan label Shige Homaru seberat 19 ton dengan kapal barang seberat 639 ton. Pada salah satu kapal tersebut, terdapat pekerja WNI sebanyak 2 (dua) orang. Mereka berkerja pada perusahaan Chua Kokusai Kyudo di Kure, Hiroshima. Akibat tabrakan kapal tersebut satu orang WNI selamat atas nama Ahmad Sariful, asal Madura, Jawa Timur sedangkan satu orang lainnya (WNI) atas nama Nurul Zaman, asal Tegal meninggal dunia pada pukul 9.15 waktu setempat setelah mengalami koma selama 3 (tiga) jam waktu setempat. Nahkoda kapal (pemilik kapal) termasuk salah satu yang meninggal dalam peristiwa tersebut.
KJRI Osaka lokasi termasuk melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Coast Guard dan pihak rumah sakit di Kure, Hiroshima Prefektur. KJRI Osaka telah secara lisan menyampaikan peristiwa naas tersebut kepada pihak keluarga korban. Lebih lanjut KJRI Osaka telah menghubungi Perusahaan Pengirim/Penyalur tenaga kerja PT. Minori di Bekasi dan juga Perusahaan Penerima Chua Kokusai Kyudo di Kure, Jepang. Dalam hal ini kedua perusahaan tersebut dapat mengurus proses pemulangan jenazah ke Indonesia;
Pada sore ini KJRI Osaka telah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan pihak berwajib. Diperoleh informasi per telpon bahwa jenazah rencana akan dibawa ke Osaka secepatnya. Akan diupayakan jenazah dapat tiba pada hari Jumat pada tanggal 19 Desember 2014.
Pada tanggal 20 Desember 2014 Jenazah diterbangkan ke Jakarta via Denpasar untuk selanjutnya dibawa ke Tegal melalui jalan darat. Selanjutnya KJRI akan membantu pengurusan hak-hak almarhum seperti: asuransi, gaji, uang lembur dan hak-hak lainnya untuk diberikan kepada ahli waris di Indonesia dan telah dikomunikasikan dengan pihak keluarga untuk memberi kuasa kepada KJRI.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.