Pengusaha Osaka Kembali Jajagi Kerjasama dengan Indonesia

 

Sekelompok pengusaha dari Osaka kembali berkunjung ke Indonesia untuk menjajagi kerjasama bisnis dengan pengusaha Indonesia. Sebanyak 17 perusahaan Kecil dan Menengah dari Osaka ini tiba di Surabaya tanggal 27 November dan melanjutkan kunjungan ke Jakarta tanggal 29 November.  Sebelumnya, pada bulan Juni lalu Gubernur Osaka, Toru Hashimoto, yang saat ini menjabat sebagai  Walikota Osaka, membawa 21 pengusaha Osaka saat lawatannya ke Indonesia.

Selama berada di Surabaya, para pengusaha tersebut mengadakan business matching dengan sekitar 60 pengusaha Indonesia. Kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik bagi pengusaha dari kedua negara untuk saling memperkenalkan produk mereka. Selain itu, mereka juga berkunjung ke beberapa perusahaan untuk melihat kondisi usaha di Surabaya.

Di sela-sela kunjungan misi ekonomi di Surabaya, pejabat pemerintah Prefektur Osaka menggunakan kesempatan untuk bertemu dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dan membahas mengenai pengelolaan kualitas air Sungai Brantas. “Diharapkan Prefektur Osaka dapat bekerjasama dengan Jawa Timur untuk pembuatan sistem pengelolaan air yang tidak memakan tempat, tidak membutuhkan dana besar, dan mudah dibangun”, tutur Lili Sholeh, Kepala Biro Kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

 Di Jakarta, para pengusaha Osaka juga melakukan business matching  dengan sekitar 50 pengusaha Indonesia di PRJ Kemayoran (30/11). Acara ini bertepatan dengan penyelenggaraan pameran Manufacturing Indonesia 2011, sehingga mereka dapat melihat langsung produk-produk Indonesia yang dipamerkan.

Rombongan  pengusaha yang dipimpin oleh Toshiro Kozutsumi, Asian Business Promotion Manager dari Pemerintah Prefektur Osaka, juga bertemu dengan Wakil Menteri Perindustrian, Alex  S.W. Retraubun. Kozutsumi mengatakan bahwa  Indonesia kaya akan potensi dan memiliki prospek yang cerah, beberapa daerah di Jepang pun tertarik dengan Indonesia.

“Saat ini perusahaan di Jepang menderita karena kurangnya jumlah tenaga kerja muda dan tingginya nilai tukar Yen. Oleh karena itu, mereka mencari upaya agar dapat berekspansi ke luar negeri”, tambahnya. Ia meminta agar pihak Indonesia dapat memperkenalkan kawasan industri yang sesuai bagi perusahaan kecil dan menengah Jepang, partner bisnis yang baik, pusat latihan bahasa Jepang bagi  calon pekerja, serta memberikan insentif perpajakan.

Kunjungan misi ekonomi Prefektur Osaka yang berakhir tanggal 1 Desember ini diharapkan dapat memberikan hasil yang baik bagi kedua pihak.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Nusantara. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>