Ramah Tamah dengan Perawat Indonesia

Tanggal 25 Maret 2011 lalu, Jepang mengeluarkan pengumuman kelulusan ujian nasional keperawatan bagi para calon perawat. Sebanyak 285 perawat Indonesia mengikuti ujian tersebut, dan 15 orang di antaranya dinyatakan lulus. Dari 15 orang tersebut, 5 orang bekerja di beberapa Rumah Sakit di Jepang Barat. Mereka adalah: Suwarti dari RS Palang Merah Himeji di Prefektur Hyogo; Theresia Maria Toji Pio dari RS Ajina Tsuchiya di Prefektur Hiroshima, Gammatrianti Yuliansangasti Wsinugrahatmanti dari RS Rehabilitasi Yamaguchi di Prefektur Yamaguchi, Reni Purwitasari dari RS Saisekai Prefektur Fukui, dan Asep Saepudin dari S Rehabilitasi Tekiju di Prefektur Hyogo.

Sebagai acara syukuran atas prestasi 5 perawat tersebut, pada hari Minggu, 3 April kemarin, KJRI Osaka mengadakan acara ramah tamah dengan para perawat dan caregivers Indonesia yang berada di Jepang Barat. Acara ini diselenggarakan di Wisma Konjen, Kobe, dan dihadiri oleh sekitar 30 perawat dan caregivers Indonesia serta pihak-pihak terkait yang banyak membantu perawat Indonesia.

Para perawat yang berhasil lulus ujian menyampaikan perasaan senangnya karena jerih payah mereka selama sekitar 3 tahun belajar bahasa Jepang dan bekerja di lingkungan yang baru bisa membuahkan hasil. Mereka juga mendorong para perawat lainnya untuk terus berusaha agar bisa lulus pada ujian mendatang dengan menjelaskan pengalaman mereka mengikuti ujian dan memberikan kiat-kiat agar berhasil. Menurut mereka, ujian lalu membuktikan bahwa perawat-perawat asing pun bisa lulus apabila berusaha dengan baik. Selain itu, pemerintah Jepang juga telah membantu mempermudah ujian bagi para perawat asing dengan menambahkan cara baca kata-kata sulit yang ditulis dengan huruf kanji.

Konjen RI Osaka juga menyampaikan ucapan selamat kepada mereka yang lulus dan memberikan semangat kepada para perawat lainnya agar mengikuti jejak teman-teman mereka yang telah berhasil. Selanjutnya, seluruh hadirin bersama-sama berdoa sebelum acara pemotongan tumpeng.

Dengan berhasil lulus ujian nasional keperawatan, mereka bisa mulai bekerja secara penuh sebagai perawat di Rumah Sakit Jepang. Mari kita dukung bersama agar para perawat dan caregivers Indonesia lainnya pun bisa berhasil dalam ujian mendatang!

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Kegiatan, Nusantara, Pengumuman. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>