Update Dampak Gempa di Jepang Barat

Dalam upaya menangani dampak gempa dan tsunami yang terjadi di bagian utara Jepang sekitar Prefektur Miyagi, Iwate dan Fukushima, KJRI Osaka telah membuka posko pelayanan informasi dan hotline untuk pengaduan WNI sejak terjadinya bencana pada hari Jum’at, 11 Maret 2011. Untuk itu kami selalu berkoordinasi dengan KBRI Tokyo karena dampak bencana terparah dialami Jepang Utara yang merupakan wilayah kerja KBRI.

Nomor hotline KJRI Osaka adalah +81-6-6252-9827 dan dibuka 24 jam. Hingga hari Sabtu, 12 maret 2011 pukul 12.00 telah diterima lebih dari 130 telepon dari sanak keluarga yang berada di indonesia. Umumnya mereka menanyakan keberadaan dan keselamatan WNI yang berada khususnya di wilayah dekat pusat gempa.

KJRI Osaka juga telah mengontak Perhimpunan Pelajar Indonesia, pemagang, perawat/caregivers, masyarakat indonesia, perusahaan penyalur tenaga pemagang di 17 prefektur wilayah kerja KJRI Osaka yakni Prefektur Osaka, Hyogo, Kyoto, Nara, Shiga, Wakayama, Mie, Hiroshima, Tottori, Shimane, Okayama, Yamaguchi, Tokushima, Kochi, Kagawa, Ehime dan Fukui. Mengingat lokasi wilayah Jepang Barat yang cukup jauh dari pusat gempa, dapat dikatakan tidak ada WNI yang menjadi korban/luka-luka akibat gempa dan tsunami.

Selain membuka hotline pengaduan, KJRI Osaka juga membangun komunikasi online melalui jejaring internet dengan masyarakat indonesia di wilayah Jepang Barat.

Informasi terbaru juga dapat dilihat pada website KBRI Tokyo: http://www2.indonesianembassy.jp/

KJRI Osaka akan terus memantau perkembangan dampak gempa dan tsunami.

Osaka, 12 Maret 2010

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Nusantara, Pengumuman. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>