Seminar Potensi Wisatawan Lansia Jepang, 27 Oktober 2010

Pada hari Rabu, 27 Oktober 2010, KJRI Osaka, bekerja sama dengan Kementerian Budaya dan Pariwisata Republik Indonesia dan Garuda Indonesia, telah menyelenggarakan Seminar Potensi Wisatawan Lansia Jepang, bertempat di Hotel Rihga NCB Hotel Osaka. Tujuan pelaksanaan seminar ini adalah untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kesiapan Indonesia dalam menerima kedatangan wisatawan lansia Jepang, yang berminat untuk menetap dalam jangka yang cukup lama di Indonesia.

Seminar yang diselenggarakan dalam bentuk diskusi panel ini sendiri dihadiri sekitar 120 orang, termasuk delegasi Kementerian Budaya dan Pariwisata yang berjumlah 18 orang. Tampil sebagai pembicara adalah Bpk. Syamsul Lussa, Dir. Pengembangan Pasar, Kembudpar; Bpk. Winarno Sudjas, Sesditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata; Bpk. Muhammad Nasir, Atase Imigrasi KBRI Tokyo, mewakili Ditjen Imigrasi; Bpk. Tazbir, Kadisparda D.I. Yogyakarta; dan 3 perwakilan dari Pengembang Daerah Pemukiman, yaitu Dharmawangsa Group, Jababeka, dan Javaline.

Seminar diawali dengan kata sambutan oleh Konsul Jenderal RI Osaka, dilanjutkan paparan dari para pembicara. Para pembicara antara lain memberikan gambaran umum mengenai Indonesia dan lokasi wisata serta daerah pemukiman yang dipersiapkan bagi para wisatawan lansia, khususnya di Jawa Barat serta Yogyakarta yang merupakan sister province Kyoto. Dari segi keimigrasian, disampaikan juga paparan mengenai aturan-aturan keimigrasian dan mengenai pemberian visa tinggal sementara bagi para lansia.

Tentunya para peserta pun melontarkan berbagai pertanyaan, antara lain mengenai ketersediaan convenient store yang sangat dipandang penting bagi masyarakat Jepang, kemungkinan warga negara asing untuk memiliki rekening bank di Indonesia, dan persyaratan lainnya mengenai ijin tinggal menetap di Indonesia. Menanggapi berbagai pertanyaan ini, para panelis menyampaikan bahwa saat ini convenient store sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan terkait rekening bank, disampaikan bahwa bila warga asing sudah memiliki KITAS, maka ybs dapat membuka rekening bank di Indonesia.

Sebelum seminar ditutup, diadakan penarikan undian hadiah paket berlibur selama 8 hari di Indonesia bagi 5 orang pemenang, yang disponsori oleh Garuda Indonesia dan para developer yang hadir dalam seminar.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>