Kunjungan Para Pimpinan Pesantren, 22 Oktober 2010

Pada hari Jum’at, 22 Oktober 2010, rombongan para pemimpin pesantren Indonesia berkunjung ke KJRI Osaka dan bertemu muka dengan para pejabat KJRI Osaka serta masyarakat Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sekitar 25 orang yang terdiri dari rombongan pesantren, anggota KMII, PPI,  perawat, kenshusei, dan  masyarakat Indonesia. Acara dibuka oleh sambutan dari Konsul Konsuler yang mewakili Konsul Jendera RI Osaka.

Rombongan pesantren yang hadir kali ini terdiri dari 11 orang pemimpin maupun pengajar dari berbagai pesantren Indonesia di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Aceh dan Jakarta Selatan. Rombongan tersebut datang ke Jepang sebagai program reguler Kementerian Luar Negeri Jepang untuk mengundang para pemimpin pesantren dari Indonesia guna memperdalam pengetahuan mengenai sistem pendidikan di Jepang dengan cara mengunjungi instansi terkait, serta bertukar pendapat dengan pihak terkait di Jepang.

Dalam pertemuan ini, diadakan bincang-bincang dan tanya jawab antara para peserta rombongan dengan masyarakat Indonesia. Beberapa peserta rombongan mengatakan bahwa selama kunjungan ke Jepang, mereka mengamati budaya, pendidikan, agama, tradisi dan teknologi Jepang yang modern, yang juga diimbangi dengan budi pekerti luhur, seperti kesopanan dan saling menghormati. Patut dicermati pula bahwa Jepang sebenarnya mengamalkan sisi-sisi Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari. Mereka juga mengatakan bahwa sumber daya manusia Indonesia pada prinsipnya tidak kalah dengan SDM Jepang, namun masyarakat Jepang memiliki semangat kerja yang luar biasa.

Beberapa hadirin kemudian menyampaikan pertanyaan dan masukan, antara lain agar kunjungan ke Jepang tidak hanya melihat kemajuan teknologi dan sistem pendidikan Jepang, namun juga  dapat mengambil hikmah dari Jepang yang sangat menjaga kebersihan. Diharapkan para santri yang belajar di pesantren dapat diajarkan untuk menjaga kebersihan, sehingga mereka tidak hanya bersih hati namun juga bersih lingkungan.

Dari pertemuan ini diharapkan dapat terjalin hubungan dan kerjasama yang lebih erat antara pesantren di Indonesia dengan pihak-pihak di Jepang, termasuk dengan lembaga dan masyarakat Indonesia yang berada di Jepang.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>