Undang Investasi ke Jawa Timur, KJRI Osaka dan Pemda Jatim Selenggarakan Seminar

Sejak tahun 1984 antara Provinsi Jawa Timur dan Prefektur Osaka telah terjalin hubungan sister province. Dalam beberapa tahun terakhir hubungan ini sempat menurun, namun kedua wilayah berupaya untuk merevitalisasi hubungan tersebut dengan kehadiran rombongan Jawa Timur yang diketuai Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo, ke Osaka tanggal 21 hingga 24 Juni 2010. Gubernur Jawa Timur membawa serta Wakil Ketua DPRD Tingkat I, Kepala Bappeda, Ketua KADIN Jawa Timur, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Penanaman Modal Daerah, beserta jajarannya.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jawa Timur yang juga dikenal dengan panggilan “Cak Karwo” antara lain bertemu dengan Gubernur Osaka, Toru Hashimoto, mengunjungi PT Yanmar yang juga memiliki pabrik di Jawa Timur dan Core Higashi yang merupakan pusat UKM, serta KJRI Osaka.

Untuk mendorong investasi ke Jawa Timur, pada tanggal 24 Juni 2010 diselenggarakan seminar mengenai Peluang Bisnis dan Investasi Jawa Timur di Rihga Royal NCB, Osaka. Seminar ini dihadiri oleh sekitar 100 orang pengusaha, akademisi, media, dan pihak terkait lainnya. Acara diresmikan dengan pemukulan gong oleh Gubernur Jawa Timur. Sebelumnya Konjen RI Osaka, Ibnu Hadi, menyampaikan sambutan dan mengharapkan agar Jepang dapat lebih tertarik berinvestasi di Jawa Timur, khususnya dengan adanya Undang-Undang Investasi yang baru no. 25 tahun 2007 tentang penanaman modal yang memberikan perlakuan yang sama antara penanam modal asing dengan penanam modal nasional. Wakil Gubernur Osaka, Tetsuo Kaseyama, juga menyampaikan harapan agar partnership antara Jawa Timur dan Indonesia dapat lebih dikembangkan, antara lain dengan menggabungkan potensi energi yang dimiliki Indonesia dengan potensi Jepang.

Dalam kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan kerjasama antara PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dengan perusahaan MC International, penandatanganan kerjasama antara Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur dengan Jaya Indonesia Co. Ltd dari Prefektur Shimane dalam hal kerjasama pengembangan sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan, serta penandatanganan kerjasama antara Pelayanan Perijinan Terpadu (P2T) Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Timur dengan KJRI Osaka mengenai pengembangan kegiatan ekonomi, fasilitasi perijinan dan promosi investasi.

Gubernur Jawa Timur menjelaskan bahwa Jawa Timur memberikan kontribusi sebesar 15% terhadap perekonomian nasional dan merupakan basis industri serta distribusi untuk kawasan Indonesia Timur. Hal ini berarti, dengan berinvestasi di Jawa Timur, maka investor berpotensi melipatgandakan pasar bagi produknya hingga ke seluruh kawasan Indonesia bagian Timur.

Potensi Jawa Timur sangat besar, baik di bidang industri, perdagangan, pertanian, kehutanan, maupun perikanan. Letak Jawa Timur yang strategis, dan didukung sumber daya alam berlimpah, serta jumlah penduduk yang besar menjadikan Jawa Timur sangat potensial bagi investasi padat karya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Daerah Jawa Timur, Hadi Prasetya.

Dalam seminar ini hadir pula Vice President perusahaan Ajinomoto Jawa Timur yang menyampaikan pengalamannya. Menurutnya, masa depan pasar Indonesia cemerlang dan Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia. Namun demikian, ada beberapa hal yang masih perlu diperhatikan, seperti inflasi yang cukup tinggi, sumber daya listrik yang masih kurang, regulasi yang kurang jelas, dan ongkos tenaga kerja yang cenderung meningkat. Ia menyarankan untuk berinvestasi di bidang sumber daya alam serta sumber daya manusia.

Seminar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan interview dengan Gubernur Jawa Timur. Untuk mendorong investasi ke Jawa Timur, Garuda Indonesia juga akan memberikan 5 tiket gratis pulang pergi bagi pengusaha yang akan berinvestasi di Jawa Timur. Diharapkan dengan adanya seminar ini, potensi Jawa Timur dapat lebih dikenal oleh pengusaha dan masyarakat Jepang sehingga menarik investor Jepang untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>