Produk Jewelry Indonesia Kembali Tampil Pada IJK 2010 Kobe, Jepang

Indonesia berpartisipasi untuk ketiga kalinya pada International Jewelry Kobe (IJK) yang berlangsung pada tanggal 13-15 Mei 2010 di Kobe International Exhibition Hall. Pameran tahunan perhiasan internasional terbesar di kawasan Barat Jepang diikuti oleh 381 perusahaan dengan jumlah booth sebanyak 850 buah dari 21 negara yaitu Korea, China, Taiwan, Hongkong, Thailand, Singapura, India, Amerika Serikat, Lithuania, Jerman, Belgia, UAE, Australia, Italia, Polandia, Kanada, Filipina, Uruguai, Srilanka, Madagaskar dan Indonesia. Pameran dihadiri oleh 13.158 pengunjung yang terdiri dari wholesaler/distributor produk perhiasan sehingga pameran tersebut merupakan peluang bagi Indonesia untuk mempertahankan dan meningkatkan pasar produk perhiasan Indonesia di Jepang.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut dikelola langsung oleh Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), KJRI Osaka dan BPEN dengan mendatangkan 6 (enam) perajin UKM yaitu  Aulia Jewelry, A & R Jewelry, Yanna Jewelry, Fiya Tressia Jewelry, Maisya Jewelry dan Xenia Jewelry. Paviliun Indonesia menempati 3 (tiga) booth memamerkan berbagai produk unggulan perajin UKM .

Selama 3 (tiga) hari pameran, pavilion/ booth Indonesia dikunjungi oleh sekitar 1.100 orang atau rata-rata 350 orang orang/ hari dan telah terjadi transaksi baik secara langsung (retail) maupun repeat order.

Beberapa perajin Indonesia yang turut berpartisipasi telah menerima permintaan repeat order dan pemesanan barang perhiasan termasuk dari perusahaan yang mempunyai 500 toko di seluruh Jepang. Hampir semua buyer yang datang berkunjung ke pavilion Indonesia mengharapkan agar perajin Indonesia dapat hadir dan berpartisipasi pada pameran IJK tahun depan dengan produk dan desain yang baru dan lebih bervariasi.

Meningkatnya nilai transaksi penjualan produk perhiasan UKM Indonesia tidak terlepas dari desain dan variasi produk yang ditampilkan yaitu paduan perak, emas putih, kulit, mutiara, mabe, koral dan batu-batuan asli Indonesia yang selalu ditunggu oleh penggemar/ konsumen perhiasan Jepang. Oleh karena itu keikutsertaan Indonesia pada IJK 2011 tahun depan perlu didukung dalam upaya mempertahankan pasar dan meningkatkan peluang bagi pengembangan perhiasan Indonesia terutama dalam upaya pengembangan perajin UKM.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Kegiatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>