Indonesian Cuisine Night

Makanan Indonesia seperti nasi goreng atau mie goreng dapat kita jumpai di beberapa restoran di Jepang. Namun kekayaan khasanah kuliner Indonesia yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia belum banyak dikenal oleh masyarakat Jepang. Untuk menyambut datangnya musim semi sambil mempromosikan masakan Indonesia maka pada hari Selasa, 13 April 2010, KJRI Osaka mengadakan “Indonesian Cuisine Night” di Wisma Indonesia yang terletak di Kobe. Acara ini dihadiri oleh tamu-tamu undangan dari beberapa perusahaan Jepang serta pihak-pihak pemerhati Indonesia.

Konjen RI Osaka, Ibnu Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 33 propinsi dan kaya akan berbagai masakan yang unik dan lezat. Untuk mempromosikan masakan Indonesia maka Garuda Indonesia dengan dukungan KJRI Osaka mendatangkan Rudy Choirudin, chef terkenal dari Indonesia untuk mengadakan demo masak di kota Sakai dan Kobe selama 1 minggu. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Jepang untuk lebih mengenal Indonesia.

Acara malam ini kemudian dimeriahkan dengan kehadiran Rudy Choirudin yang mempertunjukkan kebolehannya membuat kreasi masakan “Iga Simanalagi” dan “Es Mangga”. Para hadirin tampak tertarik dengan demo masak tersebut dan beberapa orang maju mendekati meja demo untuk melihat lebih dekat. Sesekali hadirin menanyakan mengenai bahan masakan yang digunakan.

Setelah demo masak selesai, hadirin yang sudah mulai lapar dan tertarik untuk mencicipi masakan dipersilakan masuk ke dalam Wisma dan mencoba hidangan malam itu. Sambil menikmati hidangan yang disajikan, para undangan saling berbincang-bincang diiringi alunan musik M2Band, kelompok musik para pemagang (kenshusei)  yang menjadi pemenang festival band pada acara Temu Masyarakat Indonesia (Temasindo) tahun lalu. Selain M2Band, tampil pula, Konsul Konsuler, Mozes Tandung Lelating, yang menyanyikan 2 buah lagu diiringi permainan piano seorang mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Kobe University. Rudy Choirudin dan seorang anggota timnya pun turut menyumbangkan suara.

Para tamu mengatakan bahwa makanan yang dihidangkan sangat lezat dan berharap bisa menikmati makanan Indonesia lagi dengan mencoba restoran Indonesia yang ada di Osaka dan sekitarnya. Pada kesempatan ini dibagikan pula daftar restoran Indonesia yang ada di wilayah Osaka dan sekitarnya. Acara kemudian ditutup pada pukul 8 malam karena sebagian besar tamu harus kembali beraktivitas keesokan paginya.

[nggallery id=44]

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Kegiatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>