Perusahaan Jepang Janjikan Investasi US$20 Miliar

            Tujuh perusahaan terkemuka Jepang yang selama ini menanamkan modalnya di Indonesia berjanji meningkatkan investasi mereka dalam lima tahun mendatang senilai sekitar US$20 miliar. Komitmen itu disampaikan ketika mereka bertemu secara terpisah dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Hotel Imperial, Tokyo, kemarin petang.

Tujuh perusahaan itu ialah Mitsubishi Corp, Itochu Corp, Sumitomo Corp, Mitsui & Co, Seiko Epson Corp, Teijin Ltd, dan Matshushita Electric Co Ltd. Wartawan Media Laurens Tato, dari Tokyo, tadi malam mengatakan perusahaan-perusahaan itu diwakili langsung oleh pemimpin tertinggi masing-masing dalam pertemuan dengan Yudhoyono, yakni Yorihiko Kojima (Mitsubishi), Uichihiro Niwa (Itochu), Kenji Miyahara (Sumitomo), Shoei Utsuda (Mitsui), Seiji Hanaoka (Seiko Epson), Shosaku Yasui (Teijin), dan Mohishita (Matsushita).

Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, saat dicegat pers usai mendampingi Presiden menerima secara bergiliran tujuh pengusaha besar itu, mengatakan semula mereka berkomitmen untuk melakukan investasi sekitar US$12 miliar. Tetapi setelah bertemu Presiden, mereka meningkatkan komitmen itu menjadi sekitar US$20 miliar. Menurut Ical--panggilan akrab Aburizal--komitmen sebesar US$20 miliar itu merupakan jumlah investasi yang sangat besar bagi pembukaan lapangan kerja di Indonesia.

Menurut catatan, di Indonesia sekarang terdapat 875 perusahaan Jepang dengan total investasi US$11 miliar dan menyerap tenaga kerja tidak kurang dari 282.000 orang. "Artinya, komitmen baru tersebut adalah dua kali total investasi perusahaan Jepang di Indonesia selama ini," ujarnya. Mitsubishi menyampaikan komitmen investasi terbesar, yakni mencapai US$10 miliar. Perusahaan ini berniat menanamkan investasinya di bidang pembangkit tenaga listrik dan otomotif.

Sedangkan Epson akan meningkatkan investasinya sehingga perusahaan pengekspor printer terbesar itu semakin mengukuhkan posisinya di pasar dunia. Selama ini printer Epson diproduksi di Indonesia dengan total ekspor senilai US$900 juta. Dengan tambahan investasi nanti, Epson akan meningkatkan 100% kandungan lokal (dari Indonesia) dan diharapkan akan melambungkan ekspornya menjadi lebih dari US$1 miliar. (Media Indonesia)